Bursa saham Eropa menguat pada perdagangan Senin (2/11/2026), seiring meningkatnya optimisme investor terhadap peluang perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Indeks STOXX 50 naik hampir 1%, sementara STOXX 600 menguat sekitar 0,5% dan mencapai level tertinggi dalam delapan pekan. Sentimen pasar membaik setelah muncul indikasi berlanjutnya upaya diplomasi yang meredakan kekhawatiran terhadap eskalasi konflik Timur Tengah. Perkembangan tersebut turut mendorong penurunan harga minyak dunia dan mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. Bursa Spanyol memimpin penguatan regional, diikuti Prancis, Italia, dan Jerman, sementara pasar Inggris tertahan akibat pelemahan saham-saham energi.
Penurunan harga minyak memberikan dorongan terhadap sektor-sektor yang sensitif terhadap biaya energi, terutama perjalanan dan pariwisata yang menguat lebih dari 3%. Saham konstruksi dan material naik lebih dari 2%, sedangkan sektor otomotif mencatat kenaikan lebih dari 1%. Penguatan juga terjadi pada saham pertambangan seiring kenaikan harga komoditas logam, dengan emas menguat 2,3%, perak melonjak lebih dari 4%, dan tembaga naik lebih dari 1%. Sebaliknya, saham minyak dan gas melemah lebih dari 2% setelah harga minyak mentah WTI turun ke bawah US$100 per barel. Kondisi tersebut memperlihatkan adanya pergeseran minat investor menuju sektor yang berpotensi memperoleh keuntungan dari penurunan biaya energi.
Meski sentimen pasar membaik, tekanan terhadap sejumlah saham individual masih membayangi perdagangan Eropa. Saham produsen kereta api Prancis, Alstom, anjlok lebih dari 25% setelah kembali memangkas proyeksi kinerjanya. Investor juga tetap mencermati perkembangan hubungan AS-Iran, pergerakan harga minyak, serta prospek inflasi kawasan euro untuk menentukan keberlanjutan penguatan bursa. Harapan terhadap meredanya konflik geopolitik memberikan dukungan bagi aset berisiko, tetapi ketidakpastian kebijakan moneter dan laporan keuangan perusahaan masih berpotensi memicu volatilitas pasar dalam beberapa sesi mendatang.
Sumber: Newsmaker.id