Bursa saham Eropa ditutup melemah pada Jumat (30/10), dengan Euro Stoxx 50 turun lebih dari 1% dan Stoxx 600 terkoreksi sekitar 0,5%. Jerman, Italia, dan Spanyol masing-masing melemah sekitar 1%, sementara tekanan di Prancis lebih terbatas dan FTSE 100 relatif stagnan.
Sektor teknologi menjadi pemberat utama setelah kembali mengalami aksi jual. Indeks teknologi turun hampir 3%, dengan ASML merosot sekitar 6%, sementara Infineon dan STMicroelectronics masing-masing turun lebih dari 6% dan 5%. Kekhawatiran terhadap prospek investasi AI kembali meningkat setelah laporan keuangan sejumlah perusahaan gagal memenuhi ekspektasi.
Tekanan juga terlihat pada sektor perbankan dan basic resources. NatWest anjlok 9% setelah hasil kinerja perusahaan tidak mendorong kenaikan proyeksi, sementara Crédit Agricole turun lebih dari 2%. Di sisi lain, AstraZeneca menjadi penopang pasar dengan kenaikan lebih dari 7% setelah membukukan kinerja yang lebih kuat dari perkiraan.
Pergerakan FTSE 100 relatif lebih stabil berkat kinerja positif saham kesehatan dan energi. AstraZeneca naik sekitar 7%, GSK menguat sekitar 2%, sementara BP dan Shell juga mencatat kenaikan setelah laporan kinerja yang solid. Namun, saham pertambangan melemah akibat penurunan harga logam, dengan Endeavour dan Fresnillo turun lebih dari 5%.
Meski ditutup melemah, kinerja mingguan bursa Eropa masih positif. Stoxx 50 naik sekitar 1% dan Stoxx 600 menguat 2,1% sepanjang pekan, sementara FTSE 100 bertambah 0,4%. Untuk Oktober, Stoxx 50 mencatat penurunan 2,2%, sedangkan Stoxx 600 masih menguat 1,9% dan FTSE 100 melonjak 12%.