Nasdaq kembali mengalami tekanan pada Jumat (30/10) dan turun ke level terendah dalam hampir tiga bulan. Kekhawatiran terhadap besarnya biaya pembangunan infrastruktur AI kembali meningkat setelah Amazon mengisyaratkan kenaikan belanja modal tahun depan, sementara Intel memperingatkan arus kas negatif akibat lemahnya pasar PC, kendala produksi, dan tingginya pengeluaran untuk memperluas kapasitas.
Tekanan semakin besar di sektor chip. Saham Intel anjlok hampir 29%, sementara Nvidia turun 3,7% dan AMD merosot sekitar 10%. Indeks semikonduktor juga jatuh sekitar 7%, sedangkan Dell dan HP masing-masing melemah lebih dari 10% dan 8%. Kondisi ini menunjukkan investor mulai mempertanyakan seberapa cepat investasi AI dapat menghasilkan keuntungan.
Amazon dan Intel berpotensi menghapus hampir US$200 miliar kapitalisasi pasar jika pelemahan bertahan. Sementara itu, Nasdaq-100 berisiko kehilangan lebih dari US$1 triliun dalam satu sesi dan telah berada di jalur penurunan lebih dari US$2 triliun sepanjang Oktober. Kekhawatiran tersebut juga diperburuk oleh aksi jual Alphabet pada sesi sebelumnya.
Pada perdagangan pukul 11.52 waktu AS, Dow Jones turun 0,71% ke 51.968,84, S&P 500 melemah 1,56% ke 7.600,19, sementara Nasdaq Composite anjlok 2,48% ke 25.533,95. Investor kemudian beralih ke sektor defensif seperti consumer staples dan kesehatan, sementara saham energi mendapat dukungan dari kinerja Chevron dan Exxon Mobil yang melampaui ekspektasi.