Solid Gold Berjangka - Bursa saham Eropa bergerak tanpa arah yang jelas pada perdagangan Rabu (28/10), seiring investor memilih berhati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve dan laporan keuangan perusahaan teknologi besar Amerika Serikat. Indeks STOXX 600 turun tipis 0,1%, sementara DAX Jerman, CAC 40 Prancis, dan FTSE MIB Italia bergerak relatif datar.
Tekanan lebih besar terlihat di beberapa pasar utama, dengan FTSE 100 Inggris turun 0,2% dan IBEX 35 Spanyol melemah sekitar 1%. Sikap hati-hati investor mencerminkan keengganan mengambil posisi baru sebelum The Fed menyampaikan keputusan kebijakan dan Alphabet serta Microsoft merilis laporan keuangan setelah penutupan Wall Street.
Kinerja sektor perbankan membantu membatasi pelemahan lebih dalam. BNP Paribas naik sekitar 1% setelah membukukan laba kuartal III yang melampaui perkiraan, sementara Standard Chartered melonjak 4,4% didukung pendapatan perdagangan dan arus dana bisnis wealth management yang kuat. UBS juga mencatat laba bersih kuartal III sebesar US$2,69 miliar, naik 8% secara tahunan.
Dari sisi kebijakan moneter, The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,75%–4,00%. Namun, pasar masih memperhitungkan peluang sekitar 80% untuk kenaikan 25 basis poin pada Desember akibat harga minyak yang tinggi dan data ekonomi AS yang masih cukup kuat. Pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh akan menjadi perhatian utama untuk melihat toleransi bank sentral terhadap tekanan inflasi.
Selain The Fed, pasar juga menunggu laporan Alphabet dan Microsoft sebagai ujian penting bagi valuasi sektor teknologi dan prospek investasi AI. Hasil yang mengecewakan, terutama terkait monetisasi cloud atau belanja pusat data, berpotensi menekan saham teknologi Eropa seperti ASML, ASM International, dan BE Semiconductor yang sensitif terhadap arah belanja infrastruktur global. (srh)