Solid Gold Berjangka - Bursa Eropa dibuka melemah pada perdagangan Senin setelah gelombang demonstrasi besar di Prancis menekan sentimen investor. Indeks STOXX 50 turun 0,7%, sementara STOXX 600 melemah 0,6%. Aksi protes juga meluas ke sejumlah kota besar di Belgia, Italia, dan Portugal, meningkatkan ketidakpastian pasar regional.
Tekanan pasar semakin terasa karena harga minyak masih bertahan tinggi meski terkoreksi tipis pada awal pekan. Brent tetap diperdagangkan di atas US$107 per barel, menjaga kekhawatiran terhadap inflasi dan biaya operasional perusahaan di Eropa.
Sektor perjalanan dan rekreasi menjadi salah satu kelompok saham dengan penurunan terbesar, disusul produsen otomotif dan perbankan. Saham energi juga melemah, sementara pasar Prancis mencatat tekanan paling dalam di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak aksi demonstrasi terhadap aktivitas ekonomi.
Sejumlah saham utama mengalami koreksi, termasuk HSBC yang turun 1,3%, Siemens 1,1%, L'Oreal 1%, Banco Santander 1,4%, LVMH 2%, Inditex 1,1%, Schneider Electric 1,7%, dan Airbus 1,9%. Stellantis merosot 3,4% dan Carrefour turun 3,1%, menjadikannya salah satu saham dengan performa terlemah.
Di tengah pelemahan luas, ASML justru menguat 1,2%. Namun, sentimen pasar secara keseluruhan masih dibayangi gejolak sosial, tingginya harga energi, dan risiko inflasi. Investor akan terus mencermati perkembangan demonstrasi serta arah harga minyak untuk menentukan apakah tekanan terhadap bursa Eropa akan berlanjut. (srh)