Solid Gold Berjangka - Pasangan USD/CHF melemah ke sekitar 0,8250 pada perdagangan Asia Selasa (20/10) setelah sempat mencatat kenaikan tipis sehari sebelumnya. Tekanan terjadi seiring dolar AS kehilangan momentum karena pasar semakin yakin Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Oktober.
Ketua The Fed Kevin Warsh sebelumnya menyampaikan optimisme terhadap ketahanan ekonomi AS, tetapi tidak memberikan petunjuk jelas mengenai waktu kenaikan suku bunga berikutnya. Pasar saat ini memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga pada Oktober, sementara peluang kenaikan pada Desember masih berada di sekitar 93,5%.
Ekspektasi tersebut mulai mendorong investor menilai kembali posisi beli dolar yang sebelumnya cukup agresif. Sejumlah pelaku pasar menilai ekspektasi siklus kenaikan suku bunga The Fed secara berkelanjutan mungkin telah diperhitungkan terlalu jauh, sehingga membatasi tambahan penguatan dolar dalam jangka pendek.
Meski demikian, penurunan USD/CHF berpotensi tetap terbatas karena franc Swiss menghadapi tekanan dari selisih suku bunga yang lebar dengan Amerika Serikat. Suku bunga AS yang tetap tinggi dibandingkan Swiss membuat franc banyak digunakan sebagai mata uang pendanaan dalam strategi carry trade, sehingga permintaan terhadap aset dengan imbal hasil lebih tinggi dapat menekan mata uang Swiss.
Swiss National Bank mempertahankan suku bunga kebijakannya di 0% selama lebih dari satu tahun karena inflasi dinilai stabil. Pasar memperkirakan kebijakan tersebut dapat dipertahankan hingga 2027, meskipun spekulasi mengenai potensi kenaikan suku bunga mulai muncul. Dengan kondisi tersebut, pergerakan USD/CHF dalam waktu dekat akan tetap dipengaruhi oleh perubahan ekspektasi kebijakan The Fed serta perbedaan suku bunga AS dan Swiss. (srh)