Solid Gold Berjangka - Indeks Hang Seng ditutup melemah 263 poin atau 1,1% ke level 24.533 pada perdagangan Jumat (6/11). Penurunan terjadi setelah indeks sempat mencatat reli kuat sehari sebelumnya, sementara aksi jual saham teknologi global kembali menekan sentimen investor di Hong Kong.
Tekanan terbesar datang dari sektor teknologi setelah kejatuhan tajam saham teknologi di Wall Street memicu kekhawatiran terhadap valuasi dan prospek industri kecerdasan buatan. Hang Seng TECH Index ikut turun 1,7% ke level 4.081, mencerminkan meningkatnya aksi pengurangan risiko di saham pertumbuhan.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar ikut membebani indeks. Tencent turun sekitar 2,1%, Alibaba melemah 3,8%, sementara Xiaomi turun sekitar 0,4%. Tekanan juga terlihat pada saham semikonduktor dan perusahaan yang memiliki eksposur terhadap rantai pasok AI.
Sentimen negatif semakin kuat setelah kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu paruh waktu AS meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi regulasi yang lebih ketat terhadap industri AI dan investasi pusat data. Kondisi tersebut memperpanjang tekanan yang sebelumnya telah memukul Nasdaq dan saham teknologi Asia.
Meski melemah pada Jumat, Hang Seng masih mendapat dukungan dari langkah stabilisasi pasar oleh Beijing dan pemulihan sentimen pada sesi sebelumnya. Investor selanjutnya akan mencermati perkembangan regulasi AI, kebijakan stimulus China, serta arah Wall Street untuk menentukan pergerakan pasar Hong Kong pada perdagangan berikutnya. (srh)