Solid Gold Berjangka – Indeks Hang Seng turun sekitar 0,4% pada perdagangan Rabu setelah saham teknologi dan konsumen menjadi pemberat utama pasar. Sentimen investor tertekan oleh kekhawatiran terhadap potensi regulasi yang lebih ketat terhadap industri kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat serta ketidakpastian arah kebijakan setelah pemilu sela AS.
Tekanan juga terlihat dari kontrak berjangka saham AS. Futures Nasdaq 100 turun sekitar 0,9%, sementara S&P 500 futures melemah 0,5%. Investor mencermati kemungkinan perubahan kendali Kongres AS dan dampaknya terhadap kebijakan teknologi serta pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan besar.
Meski demikian, laporan keuangan AMD yang lebih kuat dari perkiraan memberikan sedikit dukungan terhadap sektor semikonduktor. Sentimen positif tersebut belum cukup untuk mengangkat pasar secara keseluruhan, sementara CSI 300 sebelumnya juga turun sekitar 0,2% meski Beijing terus menjalankan langkah untuk menopang pasar.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan Hong Kong memberikan sinyal positif setelah produk domestik bruto (GDP) kuartal III tumbuh 5,2% secara tahunan, meningkat dari 4,2% pada kuartal sebelumnya. Namun, data ekonomi yang kuat belum mampu sepenuhnya mengimbangi tekanan pada saham teknologi. Xiaomi turun 2,2%, Trip.com melemah 2,6%, dan Meituan terkoreksi 1,4%, sementara SMIC naik 1,1% dan Wuxi Biologics menguat 4,3%.
Investor juga mencermati kebijakan mata uang Tiongkok setelah People's Bank of China (PBoC) mengumumkan rencana menaikkan rasio cadangan devisa untuk membatasi penguatan yuan. Dalam jangka pendek, pergerakan Hang Seng diperkirakan tetap sensitif terhadap sentimen teknologi global, arah kebijakan AS terhadap sektor AI, serta perubahan kebijakan ekonomi dan mata uang Tiongkok. (srh)